31 Mar 2014

SocioTechnoPreneur Camp Karya Salemba Empat

Bertempat di Pusdiklat Indofood, Jalan Raya Cibodas 2KM,Cianjur. Semua penerima beasiswa KSE yang telah lolos seleksi awal, melaksanakan camp selama 6 hari dari hari Selasa ( 17/03) hingga Minggu ( 23/03). Peserta camp berasal dari 10 Universitas Negeri di Indonesia, seperti UNDIP, UGM, ITS, IPB, UI, UNJ, USU, UNAND, UNMUL, dan UNPAD, yang memiliki usaha/ berwirausaha, dan memiliki suatu inovasi dalam bidang teknologi, yang bertujuan menyelesaikan masalah-masalah social yang ada di Indonesia.
Peserta Camp bersama pendiri dan Ketua MPR RI Bapak Sidarto Danusubroto


Program pelatihan yang dilenggarakan oleh KSE bekerja sama dengan Give 2 Asia, Indofood, Bank Mandiri, dan beberapa donator lainnya, disebut sebagai Socio Techno Preneur. Dalam pelatihan ini dibagi menjadi dua camp/pelatihan yaitu, Social Entrepreneur Camp ( SEC ), untuk para peserta  yang dalam tahap atau sedang berwirausaha, dan Technology for Indonesia Camp ( TFI ), untuk para peserta yang mempunyai inovasi-inovasi teknologi yang dapat diaplikasikan ke masyarakat. Tujuan diselenggarakannya acara ini secara bersamaan adalah untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada di Indonesia dengan menggabungkan teknologi dan social entrepreneur, sehingga selain mengembangkan teknologi, kita juga dapat menghasilkan keuntungan, dan yang paling penting dapat membantu mengubah hidup masyarakat.

Acara yang dilaksanakan selama enam hari ini, setiap harinya diisi oleh materi dengan pembicara yang luar biasa, seperti Bapak Hengky, Pak Cristian Somali, Pak Dadit, bahkan Ketua MPR RI Bapak Sidarto Danusubroto juga diundang sebagai pembicara, para Alumni yang menyempatkan diri hadir dan berbagi pengalaman. Selain menghadirkan pembicara, acara ini turut mengundang panelis-panelis untuk menilai teknologi yang terpilih, dan juri-juri untuk menentukan usaha mana yang sesuai dengan Social Entrepreneur


Program TFI Terpilih


Para peserta mendapatkan materi dan pembelajaran tentang bagaimana teknik presentasi yang baik, pentingnya memberi dan berbagi dengan sesama, efektivitas komunikasi, dan menjadi seorangs ociopreneur yang sukses. Para Alumni penerima beasiswa KSE juga berbagi cerita serta pengalaman kepada peserta, memberikan saran dan motivasi dalam berusaha.
Pada sabtu malam, terpilihlah enam teknologi dan enam usaha hasil penjurian yang akan dipresentasikan kembali pada Gathering Nasional yang akan diadakan di Institut Teknik Sepuluh November ( ITS ), Surabaya pada bulan Mei mendatang.
Keenam teknologi pilihan panelis yang akan berangkat ke Surabaya yaitu, biopestisida, fitoremediasi, mamik, microhidro, sex reversal, dan kwartet. Dan enam pemenang program kewirausahan pilihan juriadalah, SPR ( Sekolah Peternakan Rakyat ), Handsang ( Handsanitizer Pelepah Pisang ), Krupuk Kriwil, Budidaya Jambu Kristal, Raja Legen, dan sebagai juara pertama adalahSafeera, cookies kelapa. 

Pemenang Socio Entrepreneur Camp

Paguyuban KSE Undip memasukkan 2 program yang akan berangkatke ITS dalam acara Gathering Nasional. Kedua program tersebut yaitu “Mamik” membrane Keramik dari TFI, dan “Handsang” Handsanitizer dari pelepah pisang dari program SEC. Give Applause( Plok !!)

TIM KSE Undip berfoto dengan Juara 1


“TFI-SEC itu menarik banget, di luar ekspetasi. Apa yang kita dapatkan lebih besar dari yang diharapkan, apalagi ketemu orang-orang yang hebat dari berbagai universitas di Indonesia. Nggak nyeseL deh ikut ini, karena yang pasti ilmu yang kita dapat akan kita bagi kepada yang lain,” ujar Achsanul Fahruddin Irvani Mahasiswa dari ITS yang mewakili Technology for Indonesia ( TFI )
Serta pendapat dari peserta SEC yang menjadi harapan 1 dalam acara ini dengan Krupuk Kriwilnya, Herlin Safana dari UGM.“ Acara ini sangat bagus sekali ya, karena dari sini saya mendapatkan banyak sekali manfaat, mendapatkan pelatihan dan pembelajaran bagaimana cara menjadi entrepreneur yang baik, dan dari teknologi sendiri saya jadi mengetahui apa yang dikembangkan oleh teman-teman yang hebat yang ada disini. Saya berharap agar program SEC- TFI ini dapat diadakan secara rutin dan pihak KSE”



28 Feb 2014

BULETIN KSE!

Hi Fellas! ;)

Tim Humas Paguyuban KSE Undip telah launching buletin loh.

silakan baca di sini
 dan bisa di download di sini

 dan..

selamat membaca :D

2 Jan 2014

Masalah Sampah Semarang Kian Memprihatinkan, Ayo ambil aksi!

Kota semarang menghasilkan 800 hingga 1000 kubik sampah setiap harinya. Namun, rata-rata yang terangkut ke TPA Jatibarang hanya 750 ton/hari dan kapasitas pengelolaan sampah hanya 400 ton/hari. Masalah itu terjadi karena ketersediaan sarana prasarana pengelolaan sampah masih belum mencukupi.  Permasalahan sampah yang dihadapi kota semarang tidak hanya mengenai keterbatasan sarana prasarana yang belum mencukupi. Terdapat permasalah lain, yaitu sampah telah banyak menutupi saluran air yang ada di kota semarang. Tertutupnya saluran air oleh sampah akan berisiko terjadinya banjir di Semarang.

Pemerintahan kota Semarang telah berupaya untuk mengatasi sampah tersebut. Pemerintah telah mengoptimalkan segala sarana dan prasaran yang ada, membuat perda mengenai sampah Pemerintah juga telah menjalin kerjasama dengan pihak ketiga (pihak industri) dalam pengolahan sampah Namun upaya tersebut masih belum dapat menangani masalah sampah secara optimal. Masih banyak jumlah sampah yang belum tertangani.

Ayo! tunjukkan peranmu sebagai mahasiswa! Bersama-sama kita bergerak untuk memberdayakan masyarakat dalam pengelolaan sampah.

Berikan kontribusi terbaikmu untuk kota pendidikanmu!

Semarang membutuhkanmu. Masyarakat memerlukanmu untuk berperan sebagai solusi permasalahannya.

Dengan KSE UNDIP, mari kita ajak masyarakat untuk memanfaatkan sampah. Berikan pemahaman-pemahaman mengenai pengelolaan sampah. Berikan panduan pada masyarakat untuk mengolah sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai!

Gabung menjadi Trainer Pengolahan Sampah sekarang juga! daftarkan dirimu ke Tata (085642300122).

Trainer akan dilatih untuk terjun langsung untuk pemberdayaan masyarakat dalam bidang pengelolaan sampah yang akan diadakan pada tanggal 12 Januari 2014.


Ayo daftar! Tunjukkan kontribusi nyatamu :D



desy prima lestari

31 Des 2013

Sebuah Perjalanan Karya Tim TFI KSE UNDIP


Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda, niscaya akan KUGUNCANGKAN DUNIA....itu kata Bung Karno.




Tak hanya 10 Pemuda, KSE UNDIP Punya 45 Pemuda TFI yang akan Menggetarkan hati semua manusia Indonesia dengan Karyanya.
  



Tak ada kata tak mungkin untuk menghasilkan sebuah ide baru ketika manusia mau bersungguh-sunguh berfikir. Sungguh Alloh menciptakan manusia dalam bentuk yang sesempurna dengan akal sebagai pembeda antar semua makhluk. Hasil rapat penentuan ide untuk karya yang akan dimajukan dalam kompetisi TFI KSE (Teknologi For Indonesia), tim TFI KSE undip berhasil menjaring 17 ide yang aplikatif yang berasal dari berbagai disiplin ilmu. Ke tujuh belas ide tersebut terdiri dari karya yang sangat sederhana yang biasanya tidak terpikirkan sampai dengan karya yang menggunakan teknologi tinggi.

Dalam rencana aplikasinya ide tim TFI KSE UNDIP juga akan melibatkan masyarakat luas sehingga akan terbentuk sosialpreneur yang akan meningkatkan perekonomian masyarakat, salah satunya adalah “Peternakan Unggulan” ide yang dicetuskan oleh Azzam ini akan menggerakkan masyarakat untuk beternak secara modern yang tidak hanya dengan cara yang biasa dan konvensional tetapi juga mendampingi masyarakat dalam beternak dari awal sampai dengan penjualan hasil ternak.
 
Selain berkaitan dengan kewirausahaan, juga terdapat ide tentang karya yang berkaitan dengan isu lingkungan. Seperti diketahui isu tentang kelestarian lingkungan saat ini sedang hangat menjadi topik dalam berbagai diskusi. Beberapa ide tersebut diantaranya adalah “Pemanfaatan limbah tulang dan kepala ikan untuk diolah menjadi makanan” yang dicetuskan oleh Eka mariska serta ide tentang “Alat tangkap ramah lingkungan” yang dicetuskan oleh Ahmad Catur Widyatmoko. Diharapkan ide-ide tersebut dapat meningkatkan kesadaraan kita untuk lebih peduli dengan kelestarian lingkungan



Setiap ide yang diajukan akan dibentuk sebuah kelompok yang terdiri dari tiga sampai lima orang yang nantinya akan menyusun proposal dan membuat proto tipe karya untuk dipresentasikan. Untuk mengawal setiap ide sampai dimajukan dalam kompetisi TFI tim KSE undip membentuk pementor yang berasal dari divisi edukasi dan riset dalam setiap kelompok untuk memastikan semua karya dapat diselesaikan tepat waktu.


Berikut daftar ide dan susunan kelompok tim TFI KSE UNDIP

Kita dari tim Riset berinisiatif menjadi PEMENTOR yang akan memonitor perkembangan dari setiap Kelompok. Kami ingin ide-ide kalian bisa benar-benar diREALISASIKAN bukan Cuma jadi Wacana. Kami ingin KSE UNDIP punya nama yang terselempang diatas karya. Mari bekerja nyata, dengan sungguh-sungguh dan mengharap Ridhonya. Karena inilah realisasi dari Iman, Sungguh....sebaik-baik manusia adalah manusia yang paling bermanfaat bagi manusia Lainnya....


Berikut nama-nama pementor dan kelompok, setiap pementor akan berkoordinasi melalui ketua kelompok, dan ketua kelompok lah yang akan aktif berinteraksi dengan pencetus ide dan anggotanya.



Waktu diibaratkan sebagai Pedang, ketika kita tak mampu mempergunakannya, maka ialah yang akan suatu saat membunuh kita dengan keji. Bahkan Alloh mengingatkan kita untuk selalu giat dan tidak setengah-setengah dalam berusaha.....ketika telah selesai urusanmu, maka dengan segera kerjakanlah urusan yang lain...dan sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan..... sesudah kesulitan itu pasti ada kemudahan.....


Dalam rencananya semua proposal karya dari tim TFI KSE UNDIP akan dirampungkan pada bulan januari dengan rincian time line sebagai berikut :
 


Diskusi karya akan dilaksanakan pada tanggal 1-4 januari yang meliputi diskusi tentang tujuan pembuatan karya untuk manfaatnya kepada masyarakat, dan keluaran yang dihasilkan, kemudian dilanjutkan dengan evaluasi keluaran serta rincian biaya yang akan digunakan dalam pembuatan karya pada tanggal 5 sampai 9 januari. Pembuatan proposal dilaksanakan pada tanggal 10 sampai 16 januari dan diharapkan dapat selesai tepat waktu sehingga dapat diajukan untuk berkompetisi dengan hasil karya tim TFI dari paguyupan KSE lainnya..

Ayo mari, ayunkan setiap langkah dengan TATAPAN MATA YANG TAJAM, dengan SIKAP PENUH WIBAWA dan SEMANGAT YANG BERKOBAR DIDADA, demi sebuah karya, upaya TURUN TANGAN., membangun INDONESIA.